Pelayanan
:: Info Rekening
:: Arsip Berita
:: Info Pemadaman
:: Pengaduan
:: Forum
   
Info
:: Profil Perusahaan
:: Info Unit
:: Tips Pelanggan
:: Berita Media
:: Info Tokoh
:: Wisata
:: FAQ
:: Info Manajemen
   
Link
:: PLN Pusat
:: PLN Distribusi Jateng
:: e-Procurement
   
Kontak

 

AREA MAGELANG
Jl. Jend. A. Yani No. 14
Magelang
Telp. (0293) 363355, Jwots : 51127
Fax. (0293) 362144
pln@plnmagelang.co.id

 

 

..:.:.:: Selamat Datang ::.:.:..

Listrik Prabayar
Adalah cara bagi pelanggan untuk mengelola dan mengendalikan sendiri pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Segera migrasi ke listrik prabayar. GRATIS !

Cara Mudah Berhemat :

  • Pelanggan dengan mudah dapat memantau pemakaian listriknya setiap saat.
  • Pelanggan dapat mendisiplinkan diri sendiri untuk menggunakan listrik sesuai anggaran belanja.
  • Pelanggan dengan mudah dapat mengendalikan pemakaian dan biaya listriknya sehingga terhindar dari pemborosan.

Nilai Token :

  • Nilai token terdiri dari unsur Nomor Meter, SGC (Supply Group Code), Tarif Index dan sejumlah kWh.
  • Pilihan Nilai Token tertentu (Rp.20.000,- / Rp.50.000,- / Rp.100.000,- / Rp.250.000,- / Rp.500.000,- / Rp.1.000.000,- ).
  • Pilihan token bebas / Flexible (Rp. 20.000,- s/d Rp.1.000.000,- ).

Keuntungan Listrik Prabayar :
Praktis dan Nyaman

  • Pelanggan bisa membeli TOKEN (isi ulang energi listrik) di loket pembayaran rekening dan ATM dengan jaringan yang luas, dengan menunjukkan identitas nomor meter prabayar atau mengisikan nomor meter prabayar pada mesin di anjungan ATM
  • Pelanggan tidak perlu repot membukakan pintu rumah karena tidak akan didatangi petugas pencatat meter.
  • Tidak akan ada kesalahan pencatatan meter.
  • Tidak ada istilah menunggak, sehingga tidak akan didatangi petugas pemutusan aliran listrik
  • Privasi pelanggan tidak terganggu.
  • Sewaktu waktu dapat menabung  stroom/ beli pulsa strom .
  • Tidak ada rupiah Biaya Beban.
  • Tidak dikenakan uang Jaminan langganan.

Isikan pembelian  token ke meter Listrik Prabayar (LPB)

Angka 20 digit tertulis pada kertas token, masukkan ketik satu persatu pada key dengan angka yang sama

Listrik Untuk kehidupan yang lebih baik. Gunakan seperlunya matikan saat tidak perlu.

Lampu atau perlengkapan elektronik menyala tanpa perlu, bagaikan kompor minyak/gas  menyala tanpa ada yang dimasak. Pemborosan dibuang percuma dan harus dibayar.

Mari kita laksanakan irit listrik hemat duit.. sejahteralah dalam keluarga.

BACA JUGA :

> G R A S S

> P 3 L

> Nonton Bareng Piala Dunia 2010

> POR PLN

> Perpustakaan PLN APJ magelang

> Berita menarik lainnya ....


..:.:.:: Pengaduan Pelanggan ::.:.:..

Sampaikan Pengaduan | Lihat Pengaduan

Silahkan menyampaikan Pengaduan Anda tentang pelayanan PLN APJ Magelang pada form berikut ini. Mohon mengisi Id Pelanggan, Nama, No Telephone/HP, dan alamat yang lengkap sehingga kami dapat menindaklanjuti keluhan.

ID Pelanggan *)
:
Nama *)
:
E-mail
:
Masalah *)
:
Kritik dan Saran*)
:
 
Info Pemadaman

 

Berita Media
Pelepah Sawit Menyalakan Listrik
28 Februari 2011.
SUDAH dua pekan ini Misnan, transmigran di Desa Sido Mu ...
Sumber : Tempo Online

PLN Harus Dibantu
Jumat, 14 Januari 2011.
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Da ...
Sumber : Kompas.com

PLN Klaim Tarif Listrik RI Termurah
Kamis, 20 Januari 2011.
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengklaim ...
Sumber : Kompas.com

30.000 ATM Mendukung Listrik Pra Bayar
Senin, 10 Januari 2011.
Pelanggan listrik prabayar kini semakin mudah mem ...
Sumber : Kompas.com

Pemerintah Tanggung Risiko Proyek Geothermal
Senin, 22 November 2010

Pemerintah akan menanggung sejumlah resiko ...
Sumber : TEMPO Interaktif

PLN Berambisi Produksi Listrik Panas Bumi 4000 Megawatt
Senin, 18 Oktober 2010

Direktur Utama PT PLN (persero) Dahlan Iska ...
Sumber : TEMPO Interaktif

PLN Tambah Pembangkit Berdaya 55.484 MW Hingga 2019
Senin, 06 September 2010

PT PLN Persero sampai 2019 akan menambah j ...
Sumber : TEMPO Interaktif

Ke depan, PLTU Tak Boleh Beroperasi di Jawa
Jum'at, 03 September 2010

Wakil Presiden Boediono mengatakan Pemban ...
Sumber : TEMPO Interaktif